Di samping benda-benda material, peninggalan masa prasejarah
pun dapat berupa non-material. Peninggalan budaya yang bersifat
nonmateri ini misalnya pandangan dunia atau falsafah hidup,
nilai atau norma (value), dan cita-cita hidup. Benda-benda material
merupakan cerminan nyata dari pandangan dunia, cita-cita,
nilai, serta falsafah ini. Melihat benda-benda peninggalan yang
material tak lain adalah upaya untuk merasakan cara pandang
mereka terhadap lingkungan sekitar, orang lain, dan diri sendiri.
Dalam memelihara dan mewariskan tradisi kebudayaannya, selain
menggunakan benda-benda kebudayaan, masyarakat praaksara
di Nusantara menggunakan cara lisan. Proses pelanggengan
kebudayan dengan cara lisan ini, salah satunya, melalui tradisi
dongeng. Dongeng ini dapat disampaikan melalui jalur keluarga
atau jalur sosial yang lebih luas, yakni masyarakat. Melalui dongeng
inilah para peneliti dapat melacak jejak-jejak sejarah. Selain
melalui dongeng, jejak-jejak sejarah ini dapat kita temukan pada
upacara ritual, lagu-lagu daerah, permainan wayang, dan lain
sebagainya.
1. Dongeng
Dongeng adalah cerita pendek kolektif kesusastraan lisan. Selanjutnya
dongeng adalah cerita prosa rakyat yang tidak dianggap
benar-benar terjadi. Dongeng diceritakan terutama untuk hiburan,
hal 2
Senin, 09 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar